Monday, 20 February 2012

Bahaya Minum-Makan Sambil Berdiri

Bahaya Minum-Makan Sambil Berdiri


Walau sesibuk apapun, duduk tertib ketika makan dan minum harus tetap dilaksanakan. Selain untuk mengikuti sunnah Rasul, hal ini pun dapat menjaga kesehatan kita. Islam melarang umatnya makan dan minum sambil berdiri sesuai beberapa hadits berikut ini :

Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda,
Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah berkata:”Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi” (HR.Muslim dan Turmidzi)

Bersabda Nabi dari Abu Hurairah,“Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan !” (HR. Muslim)

Diriwayatkan ketika Rasulullah s.a.w." Di rumah Aisyah r.a. sedang makan daging yang dikeringkan diatas talam sambil duduk bertekuk lutut, tiba-tiba masuk seorang perempuan yang keji mulut melihat Rasulullah s.a.w. duduk sedemikian itu lalu berkata: "Lihatlah orang itu duduk seperti budak." Maka dijawab oleh Rasulullah s.a.w.: "Saya seorang hamba, maka duduk seperti duduk budak dan makan seperti makan budak." Lalu Rasulullah s.a.w. mempersilakan wanita itu untuk makan."

Kondisi tertentu yang agak memaksa kita untuk makan dan minum sambil berdiri adalah pada saat pernikahan yang kadang tidak menyediakan tempat duduk. Mungkin karena beberapa pertimbangan, kursi dan meja biasanya tidak disediakan ketika pesta/acara pernikahan di hotel atau bahasa kerennya standing party. Memang agak bingung juga, ketika mencoba duduk nggak ada kursi, mau jongkok pun nggak mungkin (nggak sopan). Hmm..sungguh terlalu. Dalam hal ini boleh-boleh saja makan sambil berdiri karena dalam keadaan darurat. Tapi kalau bisa tetap usahakan untuk mencari tempat duduk. Rasulullah saw pernah sekali minum sambil berdiri dikarenakan ada sesuatu yang menghalangi beliau untuk duduk, seperti penuh sesaknya manusia pada tempat-tempat suci, bukan merupakan kebiasaan. Ingat hanya sekali karena darurat!

Pentingnya menjalankan sunnah Rasul pun tidak terbatas hanya karena ajaran saja karena dibalik itu semua Alloh yang Maha Mengetahui memberikan hikmah di dalamnya. Larangan makan dan minum sambil berdiri ternyata didasarkan pada fakta ilmiah. Dari hasil penelitian dijelaskan bahwa apabila kita  minum sambil duduk maka air yang kita minum akan disaring oleh sphincter. Sphincter merupakan suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal. Nah. Jika kita minum sambil berdiri, air yang kita minum tidak akan disaring karena langsung menuju kandung kemih. Jika air langsung menuju kandung kemih, maka akan terjadi pengendapan disalurkan ureter akibat banyaknya limbah-limbah yang tersisa di ureter. Limbah-limbah (pengendapan) yang tersisa di ureter inilah yang bisa menyebabkan penyakit pengkristalan air seni dalam ginjal dan merupakan penyakit ginjal yang berbahaya. Gejala yang sering terjadi adalah susah buang air kecil. Jadi, apabila minum sambil berdiri menjadi kebiasaan Anda, maka beriap-siaplah menerima efek buruk pada organ ginjal Anda. 

Anda merasa sudah melakukan diet dengan benar tapi berat badan belum berkurang juga? Mungkin ada yang salah dengan cara makan Anda. Kebiasaan makan sambil berdiri bisa menjadi salah satu penyebab mengapa Anda tidak kurus-kurus. Penjelasan ilmiah di bawah ini mungkin  dapat menjelaskannya. Sumber penjelasan ini tidak dilansir dari mana dan mungkin saja dapat diperbaharui di kemudian hari.
 
Pada saat duduk, apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras. Jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan.
 
Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa berbenturan dengan makanan atau minuman yang masuk. Sebagaimana kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokkan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum.

Lantas bagaimana cara mengatasinya agar kita terhindar dari hal tersebut?
  1. Biasakanlah  minum sambil duduk, ingat jangan sambil berdiri.
  2. Biasakan dan perbanyak minum air putih sesuai kebutuhan yang dianjurkan. Guna memenuhi kebutuhan air dalam tubuh sehari kita memerlukan asupan minum air :
    • 1-3 gelas saat bangun tidur pada pagi hari
    • 2-3 gelas, 1 jam sebelum makan siang
    • 2-3 gelas, 1 jam sebelum makan malam.
Berbagai Sumber.

*Semoga Bermanfaat*

0 comments:

Post a Comment

 
Designed Lasanta- Samanta | www.bloggertipandtrick.net BLOGGER - Blogger Cumi |Single Man Who Need Sholehah Wife