Monday, 13 February 2012

Pesantren Husnul Khotimah Cirebon-Kuningan (MTs-MA TP 2012/2013)

Pesantren Husnul Khotimah Cirebon
(MTs-MA Tahun Pelajaran 2012/2013)


Pondok Pesantren Husnul Khotimah
“Pesantren Modern Berbasis Da’wah & Tarbiyah”
Desa Maniskidul Jalaksana, Kuningan, Jawa Barat, Indonesia
  • Phone:081324001600
  • Telp: 0232-613808
  • Fax: 0232-613809
  • SMS Center: +6285659780000
  • E-Mail: infohusnulkhotimah@gmail.com
  • Website : http://husnulkhotimah.com/

A. PROFIL
Pondok Pesantren Husnul Khotimah yang telah berdiri sejak tahun 1994, di atas lahan 6 (enam hektar) dan berlokasi di desa maniskidul Kecamatan Jalaksana Kab. Kuningan Jawa Barat ini, berupaya memenuhi harapan dan kebutuhan tersebut dengan mengedepankan pola Tarbiyah Islamiyah yang modern, Sistematis dan terpadu, namun tanpa meninggalkan pola Salafiyah.

Kegiatan Pondok Pesantren Husnul Khotimah dimulai sejak tahun ajaran 1994, dan sebagai Mudir/Pimpinan Pondok KH. Ade Syabul Huda, Lc. (alumnus Universitas Al-Azhar - Kairo) sampai dengan Agustus 1996, dan dilanjutkan oleh KH. Achidin Noor, MA. (alumnus Universitas Imam Muhammad Ibnu Saud Riyadh dan Madinah KSA)., dari tgl 12 Juli 2006 sampai dengan 23 Oktober 2009 dipimpin oleh Ust. Sufyan Nur Lc. (alumnus LIPIA Jakarta).kemudian dilanjutkan oleh KH. Ade Syabul Huda, Lc. (alumnus Universitas Al-Azhar - Kairo), ,Dan saat ini Pimpinan Pondok Pesantren dipimpin oleh KH. Amam Badruttamam, Lc.. (Universitas Al-Azhar – Kairo)

Pada awalnya pendidikan di Pondok Pesantren Modern Husnul Khotimah baik yang intra ataupun ekstra merupakan suatu kesatuan yang integral yang tidak dapat terpisahkan, namun seiring dengan semakin banyaknya jumlah santri dan garapan, maka Yayasan Husnul Khotimah menginisiasi pembagian tugas dan wewenang agar segala permasalahan santri bisa terkelola dengan baik.

Divisi Pesantren ini ditangani oleh KH. Amam Badruttamam,Lc. Dalam Melaksanakan tuga-tugas harian Divisi ini, beliau dibantu Oleh Unit-unit yang berada di bawahnya yaitu:
  • Unit sekretariat yang bertugas membantu tugas Mudir Ma’had dan membawahi Pusat Informasi Pesantren (PIP) dan Dapur Umum
  • Madrasah Aliyah
  • Madrasah Tsanawiyah
  • Unit Pembinaan Putra
  • Unit Pembinaan Putri
  • Urusan Pengasuhan yang Bertugas membimbing santri agar menjadi santri disiplin, bertanggungjawab dan berperilaku Islami dalam meraih masa depannya.
  • Urusan Bahasa yang menangani dan Membimbing santri dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Arab dan Inggris dan mengkoordinir kegiatan bahasa santri,
  • Urusan Ruhiyyah dan Halaqah Tarbawiyah ( RUHAL) yang Membimbing Ibadah Mentoring santri untuk dapat menjadi manusia yang berakhlaq dan sebagai kader da’wah yang produktif. Urusan Organisasi santri dan Kepanduan (OSPAN) yang membimbing leadersip Organisai santri, life skill, dan kepanduan santri sehingga kelak mereka menjadi pemimpin yang handal dan mempunyai mental kewiraan.
  • Dan Urusan Keasramaan Memberikan perhatian dan mengelola kegiatan santri dalam kehidupan di asrama.
      Visi
  • Menjadi lembaga pendidikan Islam yang berkualitas
  • sebagai kontributor terdepan dalam mencetak kader da’i.
       Misi
  • Transformasi ilmu pengetahuan dan bahasa;
  • Menanamkan nilai-nilai Islam dan akhlaqul karimah;
  • Da’wah dan mengarahkan masyarakat menuju kehidupan yang Islami.
B. FASILITAS

  • Sekolah 82 ruang kelas dan 90 kamar (asrama) yang representatif
  • Mesjid putra putri
  • Laboratorium IPA
  • Laboratorium komputer putra dan putri
  • Interney
  • Perpustakaan
  • Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren Putra dan Putri)
  • Gedung pertemuan
  • Lapangan olahraga (sepakbola, basket, futsal, badminton, volley dan tenis meja)
  • Waserda Putra-Putri
  • Kiospon Putra-Putri
  • Kanton Putra-Putri
C. PROGRAM PENDIDIKAN

Siswi Ponpes Husnul Khotimah Menjadi Juara pertama Lomba Meteorologi Interaktif (LMI) dalam Pesta Sains IPB 2011
     1. Program Unggulan
  • Tahsin/tahfidz Al-Quran, Bahasa Arab & Inggris, Halaqah Tarbawiyah dan Prestasi Akademik
  • MA dan MTs Terakreditasi “A”.
     2. Jenjang Pendidikan
  • Madrasah Tsanawiyah (MTs)
  • Madrasah Aliyah (MA Program Keagamaan, IPA, IPS)
  • Program Persiapan Madrasah Aliyah (I’DAD). Untuk mengakomodir lulusan SLTP Umum yang ingin melanjutkan di Madrasah Aliyah (MA) Husnul Khotimah. Jangka waktu 1 tahun, kurikulum memahami dasar-dasar ilmu pengetahuan Islam dan bahasa Arab.
  • Sekolah Tinggi Agama Islam (SETIA HK)
     3. Tujuan Khusus
     Lulusan Pondok Pesantren Husnul Khotimah diharapkan :
  • Memiliki bacaan Al-Quran yang baik dan benar (itqon)
  • Hapal 5 juz Al-Quran (asal MTs Husnul Khotimah) dan 4 juz (asal I’dad) dengan lancar.
  • Mahir berbahasa Arab, Inggris dan Indonesia dengan baik dan benar.
  • Memiliki semangat keislaman (ghiroh Islamiyah) yang tinggi.
D. PROFIL LULUSAN
Lulusan Pondok Pesantren Husnul Khotimah diharapkan menjadi sosok Generasi Muslim yang :
  • Beraqidah lurus
  • Beribadah yang benar
  • Berakhlaq mulia
  • Berilmu dan berwawasan luas
  • Berbadan sehat dan kuat
  • Sanggup berusaha, terampil dan mandiri
  • Sanggup mengendalikan hawa nafsu
  • Mampu mengatur waktu dengan efisien
  • Teratur dan rapi dalam segala urusannya
  • Bermanfaat bagi masyarakat (menjadi da’i yang produktif)
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN   
       1. Utama, meliputi : 
  • Kegiatan akademik 
  • Halaqoh tarbawiyah 
  • Tahsin dan tahfidz Al-Quran 
  • Pembinaan Bahasa
      2. Ekstrakurikuler, diantaranya :
  • Kelompok Ilmiah Remaja (KIR)
  • Pramuka
  • Bela diri
  • Seni islami
  • Olah raga
  • Keputrian
  • Jurnalistik
3. Tenaga Pendidik
Alumnni Universitas di Timur Tengah, LIPIA, ITB, UI, UGM, UNPAD, ITS, UPI dan universitas-universitas terkemuka lainnya.


F. ALUMNI PONPES HUSNUL KHOTIMAH
Alumni ponpes Husnul Khotimah tersebar di berbagai perguruan tinggi seperti perguruan tiggi luar negeri dan perguruan tinggi negeri dalam negeri. 

G. INFORMASI PENDAFTARAN TAHUN AKADEMIK 2012/2013

 
      1. Syarat Pendaftaran

  • Usia maksimal 15 tahun untuk calon santri MTs dan 17 tahun untuk calon santri I’dad
  • Surat keterangan dari sekolah asal yang mencantumkan NISN.
  • Fotokopi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) bagi yang sudah ada.
  • Fotokopi akte kelahiran sebanyak 2 lembar.
  • Pas foto hitam putih 2 x 3 sebanyak 5 lembar dan 3 x 4 sebanyak 10 lembar (putra memakai kemeja putih dan berdasi, putri mengenakan jilbab putih).
  • Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp175.000,- (untuk perwakilan tes di luar Pondok Pesantren Husnul Khotimah dikenakan biaya tambahan yang disesuaikan oleh panitia perwakilan wilayah setempat).
  • Mengisi formulir pendaftaran.
      2. Waktu :
  • Pukul 08.00 s.d. 15.00, setiap hari kecuali hari Jum’at.  
  • Waktu pendaftaran di perwakilan Pondok Pesantren husnul Khotimah menyesuaikan dengan kondisi setempat.
       3. Jadwal Kegiatan Penerimaan Santri Baru
  • Pendaftaran : 13 November 2011 s.d. 25 Februari 2012
  • Tes Masuk*) : 26 Februari 2012
  • Wawancara Calon Wali Santri : 26 Februari 2012
  • Pengumuman Kelulusan : 1 Maret 2012
  • Daftar Ulang : 1 Maret 2012 s.d. 10 Maret 2012
*) Tes masuk mencakup tes tulis (Matematika & Agama), tes lisan (Al-Quran), Bahasa Arab bagi yang langsung ke kelas 10 MA

      4. Syarat Daftar Ulang
        
     (Setelah dinyatakan lulus dan diterima sebagai santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah) :
  • Melunasi seluruh biaya pendidikan *)
  • Menandatangani surat perjanjian antara wali santri dengan Pondok Pesantren Husnul Khotimah
  • Fotokopi STTB/Ijazah dan SKHUN yang dilegalisir sebanyak 6 lembar, dikumpulkan selambat-lambatnya pada tanggal 31 Juli 2012 di Tata Usaha sekolah.
*) Nomor rekening a.n. Ponpes Husnul Khotimah : BMI Cabang Cirebon 131.00.295.22; BNI Cab. Kuningan, 01062.538.61; BSM Capem Kuningan 04600.47.771; BNI Syari’ah Cab. Kuningan 0110823995 (kirim bukti pembayaran via Fax/email) : mulyanasalehabinaura@gmail.com. Cantumkan Nama dan Nomor Tes.

H. KEUANGAN

    Yayasan
    1. Infaq gedung             Rp3.500.000
    2. Wakaf Tanah            Rp200.000
    3. Tabungan Pahala*)
    Rp100.000
        Jumlah
                          Rp3.800.000

Perlengkapan Santri
Putra (Rp)
Putri (Rp)
1. Sewa ranjang & lemari
1.400.000
1.400.000
2. Kasur, bantal dan sprei
400.000
400.000
3. Seragam **)
650.000
800.000
Jumlah
2.450.000
2.600.000

Awal Tahun
No
Keterangan
Jumlah (Rp)
1
SPP Bulan Juli 2011***)
600.000
2
Pekan Orientasi ****)
300.000
3
Ujian Semester 1 & 2
200.000
4
Raport
40.000
5
Buku Paket
600.000
6
Buku Tatib
10.000
7
Kalender
25.000
8
Wakaf Buku
40.000
9
Majalah HK 1 Tahun
72.000
10
Psikotes
50.000
11
Partisipasi Porseni
30.000
12
Medical Check Up
50.000
Jumlah
2.017.000

Total Biaya
Total Biaya
Jumlah (Rp)
Santri Putra
8.267.000
Santri Putri
8.417.000

*)         Dikembalikan ketika keluar pondok
**)       Baju seragam santri putra terdiri dari 2 stel seragam sekolah, 1 stel seragam pramuka, 1 stel seragam olah raga dan 1 pasang sepatu.
Baju seragam santri putri terdiri dari 2 stel seragam sekolah, 1 stel seragam pramuka, 1 stel seragam olahraga, jubah hitam dan satu pasang sepatu.
***)      Sudah termasuk makan 3x, biaya sekolah dan laundry.
****)     Mencakup pelaksanaan acara dan perlengkapan harian santri.

I. PERWAKILAN TEMPAT PENDAFTARAN
1.   Jabodetabek
Rumah Sdr. Rusda (Caca Cahyaningrat), Jl. Cipinang Latihan No.25 RT/RW 015/013 Jatinegara Jakarta Timur. CP. Syarif, Rusda, Nur Ali. HP 02198385330, 085295982163, 085714061334.
2.   Riau
Bpk. M. Yunus. Jl. Tiyung II No. 05 Kel. Labuh Baru Timur Kec. Payung Sesaki, Pekanbaru (0761) 62406. HP 0812 7680 611
3.   Lampung
Bpk. Tri Mulyono, Lc. Pondok Pesantren Darul Hikmah. Jl. Sutan Jamil Kel. Gedong Meneng, Kec. Kedaton Kab. Bandar Lampung. Telp. (0721) 705020, (0721) 7547559. HP. 081279032495
4.   Kalimantan Barat
Bpk. Supardi Pontianak HP. 081345562006
5.   Kalimantan Tengah
Bpk. Rahmat Sony SPBU Al-Hartati Kumai. Jl. Panglima Utar Ds. Sungai Kapitan, Kumai Kota Waringin Barat. HP 08125142177
6.   Kalimantan Timur
Bpk. Ardiyansyah, Sangata Kutai Timur HP. 0811583277
7.   Kalimantan Selatan
Bpk. Haryanto, SDIT Al Ukhuwwah Banjarmasin 085249309973
8.   Palembang
Bpk. Saeful Bahri SDIT Insan Cendikia. Jl. Palembang Jambi KM.115 Sungai Lilin. HP. 081367656123.
9.   Malaysia
Bpk. Sugeng Haryono, Blok C Lorong BGP 1/2 Kolej kediaman 2 University Malaysia Pahang Darul Makmur, Malaysia. Telp. +60167689789
10. Medan
Bpk. Budi Harianto. Jl. Setiabudi/Psr. I Gg. Palapa No.6A Tanjung Sari, Medan Selayang, Medan, Sumatera Utara. Telp.061-8224681 HP. 08163139365 - 081286607316.
11.  Sulawesi Selatan
 Asy. Abdurrasyid, MA. Maros-Sulsel, HP. 081324642048.
12. sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah
Bpk. Anwar, Yayasan Mitra Insan Madani. Jl. Gunung Tompotika Nomor 12 RT 03/RW 05 Kelurahan Baru, Luwuk. Tlp. (0461) 21824 HP. 081342639570.
13. Maluku
 Bpk. Surahman BTN Kanawa Indah Blok C3/11 Air Kuning Batu Merah Sirimau Ambon 97128 Maluku. HP 081343062525
14. Jawa Timur
Bpk. Noot Suhartono, Perum Gajah Mada E 15. Jl. Kartini, Palem, Pare, Kediri. HP 08123406551
15. Jawa Tengah
dr. Krisma Irmayanti.  Jl. Baru Sari 1 No. 29 Semarang. Tlp. 0243563260

J. CERITA PESANTREN (Liputan Koran Pikiran Rakyat)


Masuk sulit, kalau diterima lebih sulit lagi. Demikian keluhan anak-anak lulusan sekolah dasar (SD) yang mendaftar masuk ke Pondok Pesantren Husnul Khotimah (PP HK), di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Maksudnya, masuk menjadi santri di PP HK termasuk sulit, karena harus menjalani tes seleksi yang relatif ketat. Dari sekitar 1.500 calon santri dari berbagai provinsi di Indonesia, bahkan sebagian dari Malaysia dan Brunei Darussalam yang mengikuti ujian seleksi, hanya 250 orang santri yang diterima. Dengan demikian, setiap seorang calon santri harus "menyingkirkan" enam orang calon santri saingannya. Hanya siswa yang di kelasnya berata-rata masuk peringkat 5 besar yang biasanya lolos seleksi.

PONDOK Pesantren Husnul Khotimah, di kaki Gunung Ciremai, Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan. Menjadi santri di tempat ini memungkinkan santri belajar lebih optimal karena para santri biasanya dijauhkan dari berbagai hal yang mengganggu belajar.*WAKHUDIN/”PR”

Kalaupun seorang siswa lolos seleksi, dia akan menghadapi kesulitan lebih besar lagi. Betapa tidak, kebiasaan di rumah masing-masing menonton TV setiap hari, tidak akan diizinkan lagi melakukan kebiasaan itu di pesantren yang letaknya di bawah kaki Gunung Ciremai ini. Para santri PP HK hanya boleh menonton TV saat-saat tertentu, itu pun sekadar menonton berita atau acara-acara yang tidak bertentangan dengan semangat Islam. Berbagai acara yang ditayangkan TV-TV Indonesia dianggap lebih dapat merusak akhlak ketimbang memberikan manfaat.

Di samping tak boleh menonton TV, siswa PP HK diharuskan bangun pagi sekitar pukul 3.00 WIB untuk melaksanakan salat Tahajud, atau setidaknya pukul 4.00 WIB sebelum salat Subuh tiba. Selesai salat, mereka wajib membaca atau menghafal Alquran. Sebelum sarapan pagi, secara bergiliran, para santri diwajibkan berolah raga. Dalam seminggu setidaknya dua kali berlari sepanjang 10 km, sehingga fisik mereka tumbuh lebih sehat. Baru setelah mandi dan sarapan, para santri bersekolah sesuai dengan tingkatan masing-masing, tsanawiyah atau aliyah. Usai sekolah, selain mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler, para santri harus belajar dan kalau perlu mengikuti belajar secara privat kepada ustaz/ustazah yang dianggap belum menguasai. Mereka baru bisa kembali tidur sekitar pukul 22.00 WIB, untuk bangun sekitar pukul 3.00 WIB.

Setelah tinggal selama setengah tahun atau saat memasuki semester II, santri PP HK "diharamkan" berbicara dalam bahasa ibu, bahasa Sunda, Jawa, atau bahasa daerah lainnya. Bahkan, bahasa Indonesia pun hanya diizinkan diucapkan di kelas dalam mata pelajaran tertentu yang tidak mungkin dijelaskan dalam bahasa asing. Para santri hanya diizinkan berkomunikasi dalam bahasa Inggris atau bahasa Arab dalam pergaulan sesama santri ataupun dengan pengurus pesantren atau para ustaz/ustazah.

Jika tidak patuh, malam harinya akan digelar peradilan Mahkamah Bahasa. Siapa pun yang melanggar, untuk pertama kalinya akan dijatuhi hukuman sanksi minus 1,5 ditambah denda Rp 1.500,00. Jika suatu saat melanggar yang kedua kalinya, santri tersebut dihukum minus 3 dan denda Rp 3.000,00; ketiga kalinya hukuman minus 6 dengan denda Rp 6.000,00, dan seterusnya dengan cara dilipatgandakan hukumannya setiap kali melakukan kelalaian berbahasa.

Kesulitan lain adalah dihadapi para orang tua santri. Sebab, begitu seorang siswa diterima sebagai santri, wali santri harus membayar biaya relatif mehal dibandingkan biaya di pesantren sejenis. Biaya itu untuk kegiatan masa orientasi santri (MOS), biaya fasilitas pesantren, pembangunan gedung, biaya buku serta kitab, dan sebagainya. Setiap bulan, orang tua santri juga harus membayar SPP termasuk biaya konsumsi santri selama tinggal di asrama.

Namun bagaimanapun besarnya biaya sekolah dan bagaimanapun sulitnya menjadi santri PP HK, orang tua akan merasa bangga jika anak-anak mereka mampu menyelesaikan pendidikan di pesantren ini. Selain mampu berbahasa Inggris dan Arab yang relatif baik, mereka juga diajarkan politik praktis --sesuatu yang tabu dilakukan oleh lembaga pendidikan lain-- dan juga memiliki wawasan cukup luas di bidang keagamaan.

Bahkan, santri PP HK diharapkan menjadi dai yang mampu menghadapi tantangan era globalisasi, di mana berbagai nilai baik dan buruk semakin samar dan sulit dibedakan. Sebagai pesantren yang sangat dekat dengan para tokoh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), lulusan PP HK diharapkan mampu terjun sebagai politikus andal, bersih, dan dapat dipercaya dalam sistem perpolitikan tanah air yang karut-marut.

Jenjang PP HK, terdiri atas pendidikan formal berupa madrasah tsanawiyah (setingkat SMP) dan madrasah aliyah (setingkat SMA).

”Reward & punishment”

Sebelum seorang santri belajar di Husnul Khotimah, setiap orang tua santri (wali santri) diharuskan menandatangani surat perjanjian serah terima santri kepada pesantren. Sebelum menandatangani, wali santri diharuskan membaca tata tertib pesantren bersama daftar hukuman (punishment) jika santri melanggar tata tertib tersebut.

Tata tertib tersebut antara lain, santri diwajibkan melaksanakan salat lima waktu secara berjemaah di masjid yang ditentukan; santri diharuskan melaksanakan saum setiap Kamis dan hari Arafah serta dianjurkan melaksanakan saum tathawu' (sunat); santri diwajibkan berakrab-akrab dengan Alquran, baik tartil maupun menghafal.

Santri PP HK diwajibkan berakhlak mulia dan menjauhi larangan Islam. Mereka dilarang bergaul secara bebas, tidak diperkenankan berhubungan dengan lawan jenis melalui surat-menyurat, e-mail, telefon, pesan singkat (SMS), chatting, kirim barang atau perbuatan sejenisnya yang tidak dibenarkan oleh pesantren. Mereka diwajibkan menutup aurat, berpakaian sopan, rapi, dan sederhana.

Mereka diharuskan berbahasa Arab atau Inggris sesuai dengan ketentuan pesantren dalam berkomunikasi. Untuk itu, para santri diharuskan mengikuti seluruh kegiatan bahasa, baik muhadatsah, muhadharah, dan sejenisnya.

Sanki (punishment) bagi pelanggar tata tertib di PP HK dikenal cukup disiplin. Siapa pun pelanggarnya selalu dikenakan sesuai dengan perjanjian dan ketentuan. Sanksi dijatuhkan secara berjenjang sesuai dengan tingkat kesalahan yang dilakukan santri dari mulai sanksi ringan, sedang, sampai berat.

Sanksi ringan misalnya berupa teguran dan peringatan, mencari mufradat (vocabularies), menghafal, dan merangkum. Sementara hukuman sedang berupa membuat dan membacakan surat pernyataan, membuang sampah, membersihkan kamar mandi/WC, mencuci pakaian sebagai bakti sosial, wajib lapor ke pengasuh, dan sebagainya. Sedangkan sanksi berat berupa dijemur di lapangan, mengembalikan dan atau mengganti kerusakan, skorsing, dikembalikan kepada orang tua/wali.

Berbagai macam pelanggaran yang dilakukan santri dicatat dan mendapatkan poin minus. Nilai minus ini memiliki masa berlaku masing-masing. Jika dalam suatu waktu seorang santri memiliki nilai minus 100, santri tersebut dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing alias dikeluarkan. Berbicara dalam bahasa non-Inggris atau non-Arab misalnya, dia akan mendapatkan nilai minus 1,5 atau 3 untuk pelanggaran ketiga. Jika semua nilai minus diakumulasikan sehingga berjumlah 100, santri tersebut harus keluar. Salah satu hal yang menonjol dari pelanggaran ini adalah, jika seorang santri ketahuan berpacaran, ia mendapatkan nilai minus 105. Dengan demikian, berpacaran sama sekali tidak ditoleransi di pesantren ini.

”Boarding school”

Salah satu keistimewaan PP HK ini adalah sistem boarding school atau sistem asrama. Salah satu kelemahan pendidikan di Indonesia adalah siswa tidak diasramakan. Setiap siswa kembali ke rumah masing-masing. Sayangnya, waktu di rumah tidak digunakan secara optimal untuk belajar, melainkan diboroskan untuk menonton TV. Bahkan dalam banyak kasus di kota-kota besar, anak-anak sekolah habis waktunya di jalan akibat kemacetan jalan yang amat sangat.

Sebaliknya, dengan sistem boarding school, santri sepanjang hari dan malam berada di lingkungan belajar. Mereka bergaul bersama siswa yang lain dan para ustaz mereka. Para guru/ustaz dapat memantau dan mengarahkan setiap perilaku santri sepanjang waktu. Di samping itu, dengan bergaul sepanjang waktu, memungkinkan bagi santri untuk mencontoh perilaku dan cara hidup ustaz. Sebab, mencontoh merupakan salah satu cara belajar yang paling efektif daripada sekadar belajar secara kognitif. (Wakhudin/”PR”)***

Ponpes Hunsul Khotimah 

Maniskidul - Jalaksana - Kuningan
Jawa Barat - Indonesia 45554
Tlp. 062-0232-63808
Fax. 062- 0232-63809


Sumber :
http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/092007/13/ramadan01.htm
http://husnulkhotimah.com/ppsb2012

0 comments:

Post a Comment

 
Designed Lasanta- Samanta | www.bloggertipandtrick.net BLOGGER - Blogger Cumi |Single Man Who Need Sholehah Wife